
Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya hari Jumaat adalah penghulu segala
hari dan hari yang paling besar disisi Alah SWT iaitu hari yang lebih besar
daripada hari raya Adha dah raya Fitrah, pada hari Jumaat itu terdapat lima
kejadian iaitu hari yang pada hari itu wafatnya Adam ‘alaihissalam, dan Allah
mengurniakan satu saat di mana doa-doa dikabulkan kecuali doa-doa maksiat, dan
hari Jumaat juga akan terjadinya hari Kiamat”. (HR Ibnu Majah)
Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw menyebut hari Jumaat lalu
bersabda, “Di hari jumaat itu terdapat satu waktu yang jika seseorang
muslim melakukan solat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala,
nescaya permintaannya akan dikabulkan” Lalu beliau memberi isyarat dengan
tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu” (HR. Bukhari & Muslim).
Dari Abu Burdah bin Abi Musa Al-Asy’ari r.a., ‘Abdullah bin ‘Umar r.a.
berkata padanya, “Apakah engkau telah mendengar ayahmu meriwayatkan hadits
dari Rasulullah sehubungan dengan waktu ijaabah pada hari jumaat?” Lalu
Abu Burdah mengatakan, “Aku mendengar Rasulullah bersabda, ‘Yaitu waktu
antara duduknya imam sampai solat dilaksanakan.’” (HR. Muslim).
Dari Jabir bin ‘Abdillah r.a., Nabi Saw bersabda, “Hari jumaat itu
dua belas jam. Tidak ada seorang muslim pun yang memohon sesuatu kepada
Allah dalam waktu tersebut, melainkan akan dikabulkan oleh Allah. Maka
peganglah erat-erat (ingatlah bahwa) akhir dari waktu tersebut jatuh setelah
‘Ashar.” (HR. Abu Dawud).
Wallahu a’lam.